Fisik Pemain Dinilai Buruk

Rabu, 17 November 2010


Di mata para pengamat, dua kekalahan beruntun PSM dari Deltras Sidoarjo dan Persela Lamongan lebih karena stamina dan fisik pemain buruk. Empat pemain berjatuhan saat PSM menghadapi Deltras Sidoarjo menjadi jawaban jika Vo2 Max pemain PSM di bawah standar.

Pendapat itu dilontarkan pengamat sepak bola, Mirdang Midding. Kepada FAJAR, Mirdan mengatakan bahwa indikasi buruknya fisik pemain PSM bisa terlihat dari pergerakan mereka yang lamban.
Menurutnya, pemain PSM mudah lelah dengan sering berjongkok di lapangan. "Ada yang kram kakinya. Itu tanda-tanda kelelahan," kata Mirdan.

Fisik pemain PSM yang buruk, kata dia, karena pelatih tidak pernah memberi latihan dalam intesitas tinggi dalam jangka waktu yang lama. Padahal latihan seperti ini dibutuhkan untuk cabang olahraga apapun. Alumni UNM Makassar ini juga melihat, rata-rata pemain PSM tidak memiliki kemampuan cepat pulih.

Pangamat lainnya, Yopie Lumoindong, berharap pemain PSM harus memiliki fisik prima di kompetisi Indonesia Super League (ISL) yang panjang. Pola yang diajarkan Robert sebenarnya sangat simpel, tetapi pemain terkadang bermain kurang simpel.

"Akurasi umpan pemain masih kurang bagus. Kedua terkesan buru-buru. Padahal dalam kondisi tertentu akurasi sangat penting" jelas Yopie. (aci)

0 komentar:

Posting Komentar